Senin, 01 Agustus 2016

Peduli Santri Pelosok

Peduli Santri Pelosok

Alhamdulillah, kini LAZMAIBA menaungi lebih dari 4 TPQ di Area Nusadua, tercatat lebih dari 70 santri yang mengenyam pendidikan agama islam disana,

Lokasi TPQ yang berada di tengah masyarakat menengah kebawah, di bedeng - bedeng, dengan tenaga pengajar yang apa adanya, yang ikhlas mengajar dengan segenap ilmu yg dimiliki.

Dengan hal ini kami ingin lebih memaksimalkan perjuangan mereka dalam berdakwah mengajarkan ilmu agama, kami ingin memudahkan proses belajar mengajar mereka dengan memberikan kurikulum standart TPQ pada umumnya, yang dalam hal ini disamakan dengan TPQ Ibnu Batutah Nusa Dua,

Materi yang diperlukan:
1. Seragam TPQ satu set
2. Buku pendidikan agama islam
3. Buku Rapor
4. Buku Hafalan Do'a dan surat surat pendek
5. Iqra'
6. Buku Fasholatan

Dengan jumlah total senilai Rp.240.000

Mari kita sukseskan progam ini bersama sama, untuk masa depan putra putri kita yang lebih baik.

Salurkan donasi anda kepada kami melalui

LAZMAIBA (Lembaga Amil Zakat Masjid Agung Ibnu Batutah)
Sekretariat: Masjid Agung Ibnu Batutah
Komplek Puja Mandala Nusa Dua, Bali

No Rek Donasi
Bank Syariah Mandiri:7086-908-039 A/N Made Mansyur/Accounting Manager

Phone/WA : 087862146610
Pin :547AO1FC

Terima kasih
#PeduliSantriPelosok
#JariyahSelamanya
#LazmaibaProgam

Kakek sebatang Kara itupun Menutup Mata dalam kalimat Syahadat

Kakek Sebatang kara itupun menutup mata dalam kalimat Syahadat

Innalillahi wa inna ilaihi raji'uun..

Siang itu, jum'at (29/7/16) selepas sholat jumat, kami baru mengetahui bahwa Pak Anwar (66 th) sakit keras, menurut salah seorang tetangganya pak Anwar sudah 2 minggu tergeletak tak berdaya di kamar kos kosannya yang berada di depan puja mandala.

Sesekali tetangganya menengok dan memberi makan, tapi jarang makanan itu disentuhnya, dalam keadaan lemah kami membawa beliau ke RS Surya Husada nusa dua, menurut dokter beliau mengalami daya tahan tubuh yg sangat lemah, juga teridentifikasi penyakit menular TBC, malamnya dokter menyarankan untuk dirujuk ke RS Sanglah Denpasar, tepat pukul 23:30 kami mengantarkan beliau kesana, langsung dibawa masuk ke kamar isolasi dan tidak diperkenankan menjenguk selama beberapa hari.

Pagi tadi, Senin (1/8/16) dokter menelfon kami, bahwa pak anwar telah meninggal, kami segera menjemput jenazah beliau ke RS Sanglah dg Ambulance Ibnu Batutah.

Sedikit informasi,
Kami mencoba mencari tahu keluarga pak anwar, tapi beliau sudah lama lost contack dg keluarganya, beliau hanya sendiri tinggal di bali, sebelum kepergiannya, kami telah membuatkan KIPS, dan mendaftarkan beliau ke RKI ibnu batutah, Alhamdulillah, dalam sela sela nafas terakhirnya, beliau masih sanggup mengucapkan kalimat syahadat dan tersenyum kepada kami, sambil sedikit meneteskan air mata, menceritakan anak anaknya, yang kini tak tahu entah dimana..

Semoga Allah merahmatimu pak..
Aamiin..

Terima kasih teruntuk:
1. Bunda Arifin
2. Ustad Kurnia Jamil
3. Mahbub
4. Pak Uun
5. Mujayin
6. Ryko
7. Made Mansyur
Beserta semua pihak yang telah membantu..

Semoga Allah membalas amal kita semua..Aamiin..